Bukan Corona, Ini 5 Penyakit yang Biasa Terjadi Saat Musim Hujan

14 December 2020

Memasuki musim hujan, ancaman penyakit menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi semua orang. Terlebih, musim hujan tahun ini terjadi bersamaan dengan wabah pandemi Covid-19. Alhasil, kita mesti lebih waspada dan memperhatikan penyakit-penyakit yang biasa terjadi saat musim hujan.

 

Perlu diketahui, kondisi tubuh di saat musim hujan juga akan lebih menurun karena faktor suhu yang dingin. Oleh karenanya, jika seseorang mengalami kondisi batuk atau flu, maka jangan dulu menganggap mereka terkena virus Covid. Meskipun, gejalanya mirip, tetapi bisa saja orang tersebut menderita penyakit yang biasa terjadi saat musim hujan. Nah, #happypeople berikut ada beberapa jenis penyakit yang memang biasa menyerang tubuh saat musim hujan. Di antara penyakit tersebut tentu ada yang dapat menular ke manusia.

  1. Flu

Flu atau influenza merupakan penyakit yang biasa dialami seseorang saat musim hujan. Flu sendiri dapat menular dari satu orang ke orang lain. Flu dapat menyebar melalui bersin, batuk, bekas wadah minuman atau makanan. Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza ini tergolong penyakit ringan karena bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, Kamu tetap harus menjaga kesehatan dengan minum air hangat dan menjaga badan agar tidak kehujanan.

 

  1. DBD (Demam Berdarah Dengue)

DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan penyakit yang sering menyerang manusia saat musim hujan atau sehabis banjir. Demam berdarah terkadang diiringi dengan gejala nyeri pada persendian dan tulang. Seseorang yang mengalami DBD memiliki ciri-ciri demam tinggi, sakit kepala, bahkan pendarahan. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus ini juga bisa mengakibatkan si penderita mengalami penurunan tekanan darah yang dapat berujung pada kematian. Oleh karena itu, jaga selalu kebersihan lingkungan saat musim hujan tiba.

 

  1. Diare 

Kalau Kamu keseringan buang air besar, kemungkinan Kamu sedang mengalami Diare. Diare sering terjadi saat musim hujan yang mengakibatkan banjir sehingga lingkungan menjadi kotor. Diare diawali dengan kotoran yang menjadi cair, dan gejala encernya fases. Bakteri pada diare umumnya disebabkan oleh rotaviryus, E.Colli dan sebagainya. Meskipun demikian, diare juga dianggap dapat bermanfaat untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Nah, jika Kamu mengalami buang air besar terus -menerus, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

 

  1. Tifus

Demam tifoid atau yang lebih dikenal penyakit tifus sering dialami banyak orang saat musim hujan. Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella thyphi. Penderita tifus akan mengalami demam, pusing, batuk, dan flu. Lebih jauh, penderita juga dapat mengalami pleuritis, gagal jantung, bahkan bila tidak segera ditangani dapat berujung pada kematian. Penularan bakteri ini diantaranya bisa melalui makanan atau minuman, lingkungan yang kotor, dan faktor kondisi tubuh yang terlalu lelah. 

 

Penularan penyakit saat musim hujan ternyata juga bisa melalui makanan atau minuman. Oleh karena itu, penting memperhatikan kebersihan dan kualitas terutama pada peralatan makan dan minum yang dipakai. Gunakan produk peralatan stainless dari nagakomodo.co.id yang mudah dibersihkan dan aman digunakan.

 

  1. Malaria

Malaria merupakan penyakit paling berbahaya akibat gigitan nyamuk. Penyakit malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles. Orang yang mengalami penyakit malaria biasanya terinfeksi parasit plasmodium yang dibawa nyamuk tersebut.  Malaria tergolong salah satu penyakit paling mematikan yang pernah ada di dunia. Gejala penyakit ini menyerupai penyakit DBD dimana penderita mengalami demam sangat  tinggi. Untuk memastikannya, sebaiknya orang yang mengalami gejala tersebut segera dibawa ke rumah sakit agar diperiksa oleh dokter lebih lanjut.

Artikel Terkait Lainnya

a3f77edf129cde94f4d4bf5948c331c9_9b9be397ff8cd438fedf4fb9966f9e26

5 Tips Potong Bawang Tanpa Menangis pakai Pisau Stainless

29 October 2026

Pernah nggak sih, kamu baru pegang bawang, eh mata udah mulai panas sebelum sempat dipotong? Atau ti

Lihat Selanjutnya
07d416015ef33c91be3ebd60c7e75036_f05d75aecb0cdf593329b436bf02b7f9

5 Cara Mencegah Lalat Hinggap di Makanan Setelah Dimasak

24 October 2026

Bayangkan masakan yang baru saja matang, aromanya begitu menggoda. Namun, saat kamu meninggalkannya

Lihat Selanjutnya
a961f3eba157250dc7c2225a3156af2b_22551e1bd726c5663451473a789fcc58

Oil Pot Stainless vs Plastik: Mana Lebih Aman untuk Minyak?

16 October 2026

Baru saja selesai menggoreng, minyak masih panas, dan kamu mungkin bertanya-tanya: apakah aman untuk

Lihat Selanjutnya
fb0a055c12ad223955d3ea00e3922988_1dc4def153b98d6ed6dad53db77f6641

5 Trik Anti Muncrat Saat Menggoreng dengan Wajan Stainless Steel

25 September 2026

Menggoreng seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan praktis, bukan malah bikin kita cemas

Lihat Selanjutnya
cb01a165bb98f787332e5b380ea5bf24_5612f103e63ba47460d066e9d280fdcc

Kode SNI dan ISO di Alat Masak Stainless: Apa Bedanya dan Kenapa Penting untuk Bisnis Anda?

23 September 2026

Bagi para pelaku bisnis F&B, mulai dari pemilik restoran, catering, hotel, hingga distributor pe

Lihat Selanjutnya